Cara lain untuk menghitung keuntungan usaha makanan adalah dengan menyusun laporan laba/rugi. Laporan keuangan yang satu ini akan mengukur berapa besar pendapatan dan beban usaha Anda. Ada rumus umum dalam menyusun laporan laba/rugi, yaitu: Laba Bersih = Laba Kotor- Beban Usaha Rumus BEP sendiri bisa menggunakan dua metode, yakni BEP unit dan BEP nominal (rupiah). Rumus BEP (unit) = total biaya tetap / (harga jual per unit produk - biaya variabel setiap unit produk). Rumus BEP (rupiah) = total biaya tetap / (1 - biaya variabel setiap unit produk / harga jual per unit) 1. Menghitung BEP dalam Unit. Rumus pertama untuk mengetahui berapa jumlah barang atau jasa dalam bentuk unit yang harus diproduksi sehingga mencapai BEP sesuai persamaan yaitu: BEP satuan unit = total fixed cost / (harga jual per unit - variable cost) Sedangkan untuk menghitung BEP Margin Kontribusi: Cara sederhana menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk UKM Makanan. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah khususnya yang bergerak di bidang makanan, bakery atau warung kini tersebar luas dan tergolong jenis bisnis yang paling diminati wirausahawan muda. Selain pasarnya luas, praktik penghitungan untung-ruginya relatif masih sederhana. Konsep Titik Impas Perhitungan BEP tergantung pada konsep yang digunakan. Menurut Susan Irawati dalam buku "Manajemen Keuangan", terdapat beberapa asumsi dasar untuk menghitung BEP, diantaranya: Biaya yang terjadi dalam suatu perusahaan harus digolongkan ke dalam biaya biaya tetap dan biaya variabel. 3. Kurangkan Biaya Operasional. 4. Penghitungan Pendapatan Bruto. Pajak usaha seringkali dianggap sebagai beban yang memberatkan bagi banyak pelaku bisnis. Namun, pemahaman yang benar tentang cara menghitung pajak usaha dapat mengubah pandangan ini. Sebagai pengusaha, mengetahui cara penghitungan pajak usaha adalah langkah yang sangat penting Cara Menghitung BEP Usaha Kecil. Dalam perhitungan BEP, beberapa komponen yang harus dimasukkan adalah sebagai berikut : Fixed Cost, yaitu biaya tetap yang tidak berpengaruh ke aktivitas produksi langsung. Variable cost, adalah komponen biaya dinamis yaitu jumlah biaya per unit di mana ini dipengaruhi skala produksi. Untuk cara menghitung BEP Rupiah, ikuti rumus di bawah ini: BEP Rupiah = Biaya Tetap / (Kontribusi Margin Per Unit / Harga Jual Per Unit) BEP Rupiah = Rp 70.000.000 / (Rp 20.000 / Rp 55.000) BEP Rupiah = Rp 70.000.000 / 0.3636. BEP Rupiah = Rp 192.519.252. Jadi, BEP rupiah dari contoh di atas adalah Rp 192.519.252. Kesimpulan dari studi kasus Ada dua data BEP yang dibutuhkan, yaitu BEP volume penjualan dan total penjualan dalam mata uang. Sumber: officetooltips.com. BEP volume penjualan diperoleh dengan rumus biaya tetap (fixed costs)/harga (price)-rerata biaya variabel (average variable costs). Pada tabel di atas, rumusnya menjadi =C3/C5-C4. Ada beberapa cara menghitung BEP yang dapat dilakukan, yaitu dengan menentukan jumlah produk yang perlu dijual atau bisa juga dengan jumlah penjualan dalam bentuk dollar atau rupiah. Jika hasil dari BEP menunjukkan hasil penjualan cukup untuk menutupi biaya variabel serta menutupi sebagian dari biaya tetap, maka dapat dikatakan kalau perusahaan roZJ.