LATIHANSOAL DAN KUNCI JAWABAN MENGHADAPI PAT PJOK KELAS 7 TAHUN 2018. Mei 7, 2018. 154. Views. LATIHAN SOAL DAN KUNCI JAWABAN MENGHADAPI PAT PJOK KELAS 7 TAHUN 2018. Pilihan Ganda. 1. Kemampuan tubuh melakukan penyesuaian terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya. (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa
A Gerak Berguling dalam Senam Lantai . 1. Rangkaian Gerak Dominan, Bertumpu, Tolakan, Putaran, dan Mendarat pada Guling ke Depan . Gerakan berguling ke depan dengan awalan berdiri. Langkah-langkah gerakan guling depan: a. Posisi berdiri dan kedua lengan diluruskan ke atas di samping telinga. Pandangan ke arah depan. b.
Langkahpantul; Loopsprong dalam senam irama disebut juga . a. Loncat biasa b. Loncat rapat c. Loncat depan d. Loncat silang; Gerak langkah kaki yang memakai irama 3/4 atau 4/4 adalah a. Balance pass b. Bijtrek pass c. Loop pass d. Chest pass; 1. Kaki mengeper pada sendi lutut 2. Gerakan dilakukan dengan rileks 3. Gerakan diadaptasi
MelanjutkanContoh Soal dan Jawaban Penjas Kelas XI Semester 2 PG part3 (soal nomor 31-45), pada bagian ke empat ini berisikan materi pilihan ganda Penjas Orkes tentang "Aktivitas Ritmik", seperti senam aerobik dan senam irama menggunakan alat tali. Baca juga: contoh soal dan jawaban Penjas Kelas XI Semester 2 Essay (Part-4) Oke, berikut ini soal PG Penjas dan
a Berdiri tegak b) Berdiri istirahat c) Berdiri santai d) Berdiri rileks 2) Di bawah ini adalah bentuk langkah dalam aktivitas gerak berirama, kecuali. a) Langkah biasa b) Langkah ke belakang c) Langkah rapat d) Langkah keseimbangan 3) Sikap awal gerakan langkah rapat aktivitas gerak berirama adalah. a) Berdiri rileks b) Berdiri
1 Sikap awal gerakan langkah biasa aktivitas gerak berirama adalah. a. berdiri tegak b. berdiri istirahat c. berdiri santai d. berdiri rileks 2. Di bawah ini adalah bentuk langkah dalam aktivitas gerak berirama, kecuali. a. langkah biasa b. langkah ke belakang c. langkah rapat d. langkah keseimbangan 3.
Dibawah ini adalah bentuk langkah dalam aktivitas gerak berirama, kecuali Posted by Dewi oktaviani - 8:39 PM Post a Comment Di bawah ini adalah bentuk langkah dalam aktivitas gerak berirama, kecuali a. langkah biasa b. langkah ke belakang c. langkah rapat d. langkah keseimbangan Jawab : B . PenjasOrkes. Newer Older Related Posts.
Macammacam gerak langkah dalam senam irama meliputi langkah biasa, rapat, keseimbangan, depan, dan silan, berikut cara melakukannya. Rabu, 2 Juni 2021 07:52 WIB Penulis: Arif Fajar Nasucha
27 berikut ini yang memengaruhi lentingan dalam gerakan handspring adalah a. tolakan lengan d. jawaban a, b, dan c benar b. lecutan kedua tungkai e. jawaban a, b, dan c salah c. kekutan otot perut 28. kekuatan dominan lentingan tubuh dalam gerakan neckspring adalah a. otot leher d. otot tungkai b. otot lengan e. otot dada c. otot perut
58 Menghirup udara pada saat bernapas pada renang gaya bebas adalah. a. muka di dalm air b. kepala diputar ke samping c. muka di atas air d. bebas e. udara dikeluarkan di dalam air Jawaban: b. kepala diputar ke samping 59. Pengambilan napas dalam renang gaya bebas dilakukan pada saat a. pergantian gerakan lengan b. melakukan dorongan c
Xwhi. Daftar Isi Gerak Langkah dalam Senam Irama 1. Gerakan pola langkah biasa Looppas 2. Gerakan pola langkah rapat Bijtrekpas 3. Gerakan pola langkah depan Galoppas 4. Gerakan pola silang 5. Gerakan pola langkah samping Zijpass 6. Gerakan pola lompat ke depan 7. Gerakan pola lompat dengan membuka dan menutup kaki Gerak Ayunan dalam Senam Irama Jakarta - Senam irama atau gerakan berirama adalah gerak langkah dan olah tubuh yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan keindahan gerak beraturan dari gerakan satu ke gerakan ini bisa dilakukan dengan atau tanpa alat yang dilakukan untuk menyalurkan rasa seni dari buku Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis Multimedia oleh Oktariyana, pada prinsipnya senam irama bertujuan untuk membuat tubuh bugar, lentur dan membuat hati senang. Karena dilakukan secara berirama, sebuah perpaduan akan terbentuk antara gerakan irama dan hal yang yang digunakan dalam senam irama bisa berupa tepukan, ketukan, nyanyian, musik, dan senam irama juga melibatkan seluruh tubuh yang bergerak secara berulang-ulang. Ada beberapa gerakan dasar dalam senam irama yang melibatkan langkah kaki dan ayunan lengan. Begini dari modul Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas VII karya Drs. Muhajir, ada 7 bentuk-Âbentuk dan kombinasi gerak pola langkah kaki dalam aktivitas gerak berirama yaitu1. Gerakan pola langkah biasa LooppasCara melakukannya- Berdiri tegak dengan kedua tangan berada di Pada hitungan pertama, kaki kanan dilangkahkan dari mulai tumit, telapak, dan disusul dengan ujung Hitungan kedua, dilanjutkan dengan langkah kaki kiri, yang dilakukan sama seperti ketika melangkahkah kaki Dilakukan secara bergantian dan Gerakan pola langkah rapat BijtrekpasCara melakukannya- Berdiri tegak dengan kedua tangan berada di Pada hitungan pertama, kaki kanan dilangkahkan ke arah Pada hitungan kedua, kaki kiri menyusul melangkah ke arah Kaki kiri yang dilangkahkan ke arah depan, kemudian disejajarkan dengan kaki Gerakan dilakukan secara berulang3. Gerakan pola langkah depan GaloppasCara melakukannya- Berdiri tegak dan pastikan kedua tangan tepat berada di Pada hitungan pertama, kaki kanan dilangkahkan ke arah Pada hitungan kedua, lanjutkan dengan langkah kaki kiri ke depan yang diakhiri dengan melangkah kaki kanan Kedua kaki kemudian melangkah secara bergantian untuk beberapa hitungan ke depan secara berulang Hitungan biasanya tergantung dari instruksi pemimpin senam irama atau ketukan irama pada musik.4. Gerakan pola silangCara melakukannya- Berdiri tegak, dengan kedua tangan tepat berada di Hitungan pertama, silangkan kaki kiri ke samping kaki kanan melalui Hitungan kedua, langkahkan kaki kanan ke arah samping Lanjutkan seterusnya, kemudian kebalikannya dengan irama 2/4 yang dilakukan sebanyak 4 x 8 Gerakan pola langkah samping ZijpassCara melakukannya- Berdiri tegak dengan kedua tangan tepat berada di Hitungan pertama, langkahkan kaki kanan ke arah samping kanan- Hitungan kedua, langkahkan kaki kiri ke arah kanan dan dirapatkan dengan kaki Lanjutkan seterusnya ke arah kiri, dan dilakukan sebanyak 4 x 8 Gerakan pola lompat ke depanCara melakukannya- Berdiri tegak, dengan kedua tangan tepat berada di Hitungan pertama, lompat kaki kana sambil mengayunkan kaki kiri- Hitungan kedua, lakukan langkah Dilakukan secara berulang sebanyak 4 x 8 melakukannya- Berdiri tegak, dengan kedua tangan tepat berada di Hitungan pertama, kedua kaki dibuka melebar ke arah samping- Hitungan kedua, tutup kaki secara bersamaan- Lanjutkan seterusnya, kemudian kebalikannya dengan irama 2/4 yang dilakukan sebanyak 4 x 8 Ayunan dalam Senam IramaSelain gerak langkah, ada enam gerak ayunan dalam seperti yang dikutip dari buku Discovery Learning Gerak Berirama oleh Dra. Cheni Chaenida Madu Ayu, Gerakan ayunan satu lengan depan Gerakan ayunan satu lengan ke Gerakan ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat Gerakan ayunan dua lengan depan Gerakan ayunan dua lengan silang depan di muka Gerakan variasi langkah kaki dan ayunan lengan. Simak Video "Momen Andrew White Senam Bareng Ibu-ibu Komplek Jadi Perhatian" [GambasVideo 20detik] pal/pal
Soal dan Kunci Jawaban PAT Penjas Orkes SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2019/2020 - Soal dan kunci jawaban ini digunakan untuk bapak dan ibu guru yang mengampul mata pelajaran tersebut, karena sebagai pembanding untuk membuat soal tahun berikutnya. Selain itu soal PAT Penjas Kelas 7 ini bisa dimanfaatkan untuk belajar bagi para siswa untuk belajar. Berikut ini soal dan kunci jawaban PAT Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMP Kelas 7 Semester Kurikulum 2013 1. Sikap badan yang benar saat melakukan gerak guling depan adalah .... A. Diluruskan ke depan B. Dibulatkan ke depan C. Diluruskan ke belakang D. Dibulatkan ke belakang 2. Berikut urutan yang benar mengenai perkenaan badan pada matras saat berguling ke depan adalah .... Jawaban A 3. Sikap awal badan yang benar untuk melakukan guling ke belakang adalah .... A. Membelakangi arah gerakan B. Menghadap arah gerakan C. Menyamping arah gerakan D. Memutar arah gerak 4. Berikut urutan yang benar mengenai perkenaan badan pada matras saat berguling ke belakang, adalah .... Jawaban A 5. Di bawah ini adalah gambar tahapan tahapan senam lantai …. A. Berguling ke depan sikap akhir berdiri B. Berguling ke depan sikap akhir jongkok C. Berguling ke belakang sikap akhir berdiri D. Berguling ke belakang sikap akhir jongkok 6. Posisi kedua lengan yang benar saat melakukan sikap lilin adalah .... A. Menyangga panggul B. Menyangga dada C. Menyangga punggung D. Menyangga dagu 7. Perhatikan gambar di bawah ini! Apa nama gerakan senam lantai tersebut? A. Guling depan B. Guling lenting C. Guling harimau D. Lenting badan 8. Tunjukkan pada gambar di atas gerakan saat lenting .... A. Gambar 3 B. Gambar 4 C. Gambar 5 D. Gambar 6 9. Sikap akhir gerakan senam yang ditunjukkan gambar di atas adalah .... A. Telungkup B. Duduk C. Jongkok D. Berdiri tegak 10. Pengelompokkan gerakan dalam senam irama biasanya ada tiga bagian, kecuali .... A. Gerakan peregangan B. Gerakan inti C. Gerakan pemanasan D. Gerakan penenangan 11. Di bawah ini adalah bentuk langkah dalam aktivitas gerak berirama, kecuali …. A. Langkah biasa B. Langkah rapat C. Langkah belakang D. Langkah Keseimbangan 12. Sikap awal gerakan langkah biasa aktivitas gerak berirama adalah …. A. Berdiri tegak B. Berdiri istirahat C. Berdiri santai D. Berdiri rileks 13. Berdiri dengan sikap tegak, langkahkan kaki kiri ke depan, dan kaki kanan menyusul melangkah ke depan merupakan gerakan …. A. Langkah biasa B. Langkah rapat C. Langkah ke belakang D. Langkah keseimbangan 14. Berdiri dengan sikap tegak, langkahkan kaki kanan di depan kaki kiri, kemudian langkahkan kaki kiri di depan kaki kanan merupakan gerakan …. A. Langkah biasa B. Langkah rapat C. Langkah ke belakang D. Langkah keseimbangan 15. Berdiri dengan sikap tegak, langkahkan kaki kiri jatuhkan pada tumit dan kedua lengan di samping badan, langkahkan kaki kanan jatuhkan pada tumit secara bergantian, merupakan gerakan …. A. Langkah biasa B. Langkah rapat C. Langkah ke belakang D. Langkah keseimbangan 16. Gerakan renang gaya bebas seperti meniru binatang …. A. Anjing B. Katak C. Kupu-kupu D. Ikan 17. Posisi badan renang gaya bebas adalah …. A. Kepala lebih tinggi dari permukaan air B. Sejajar dengan permukaan air C. Kaki lebih tinggi dari permukaan air D. Sikap badan menyamping 18. Gerakan kaki renang gaya bebas adalah …. A. Ke depan belakang secara bergantian B. Naik turun bergantian C. Ke depan belakang bersamaan D. Naik turun bersamaan 19. Teknik mengambil nafas saat melakukan renang gaya bebas adalah …. A. Menengok ke arah samping B. Menengok ke samping dan mengangkat ke atas C. Mengangkat kepala ke depan D. Menengok ke arah belakang 20. Perhatikan gambar berikut! Alat yang digunakan dengan cara seperti tampak pada gambar, bertujuan untuk melatih …. A. Gerakan kaki B. Cara bernafas C. Gerakan tangan D. Koordinasi gerakan 21. Gerak dasar renang gaya bebas sebagai berikut, kecuali …. A. Gerakan kaki B. Gerakan memutar badan C. Gerakan lengan D. Mengambil nafas 22. Dalam proses gerakan lengan renang gaya bebas, ada 3 fase yaitu .... A. Fase menarik, mendorong, istirahat B. Fase mendorong, istirahat, lanjutan C. Fase menarik, mendorong, lanjutan D. Fase istirahat, lanjutan, gerakan 23. Gerakan lengan yang benar saat renang gaya bebas adalah …. A. Kedua lengan menarik bersamaan jari-jari terbuka B. Gerakan lengan menarik bergantian jari-jari terbuka C. Kedua lengan menarik bersamaan jari-jari dirapatkan D. Gerakan lengan menarik bergantian jari-jari dirapatkan 24. Kemampuan dasar yang perlu dikuasai sebelum berlatih gaya renang adalah …. A. Menyelam B. Gerakan kaki C. Meluncur D. Gerakan tangan 25. Para ahli berpendapat bahwa kekurangan protein atau zat putih telur pada waktu anak-anak dapat mempengaruhi pertumbuhan .... A. Kecerdasan B. Emosional C. Tubuh D. Daya tahan jasmani pada usia 6 – 14 tahun relatif lambat dibandingkan dengan perkembangan pada .... A. Usia sebelumnya B. Usia 14 – 18 tahun C. Usia 10 – 16 tahun D. Usia 16 – 20 tahun 27. Perkembangan jasmani pada usia 6 – 14 tahun sangat dipengaruhi oleh …. A. Lingkungan mental B. Lingkungan mental dan sosial C. Lingkungan sosial D. Lingkungan sosial dan fisik 28. Masa pubertas berkisar pada usia …. A. 10 – 12 tahun B. 12 – 14 tahun C. 13 – 15 tahun D. 14 – 17 tahun 29. Yang tidak termasuk ciri-ciri anak sehat adalah …. A. Tangkas, gesit, dan gembira B. Mata bersih dan bersinar C. Kulit dan rambut bersih D. Banyak senyum, kulit kasar 30. Menciptakan kembali, mengembalikan sesuatu yang hilang merupakan makna .... A. Kebugaran jasmani B. Rekreasi C. Olah raga D. Gerak badan 31. Istirahat dapat dipenuhi dengan cara berikut, kecuali …. A. Bersepeda santai B. Tidur-tiduran C. Membaca buku D. Nonton televisi 32. Lamanya waktu tidur yang cukup, sebaiknya pada malam hari, yaitu …. A. 6 jam B. 8 jam jam D. Tidak ada ketentuan 33. Zat yang diperlukan oleh tubuh dan berasal dari makanan disebut .... A. Zat makanan B. Karbohidrat C. Lemak D. Protein 34. Zat makanan yang berfungsi sebagai sumber zat tenaga adalah …. A. Protein, mineral, vitamin B. Vitamin, mineral, air C. Lemak, mineral, vitamin D. Hidrat arang, lemak, protein 35. Fungsi utama vitamin adalah mengatur proses metabolisme …. A. Protein dan lemak B. Protein dan hidrat arang C. Lemak dan hidrat arang D. Protein, lemak, dan hidrat arang 36. Suatu keadaan yang disebabkan ketidakseimbangan antara jumlah zat gizi yang dikonsumsi dan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh disebut …. A. Mutu gizi B. Gizi salah gizi D. Gizi buruk 37. Kurang gizi pada masa kanak-kanak, selain akan menyebabkan gangguan pertumbuhan jasmani, juga akan menyebabkan gangguan .... A. Intelektual B. Aktivitas gerak C. Kesehatan D. Perkembangan mental 38. Pada tingkat berat kita mengenal 2 bentuk kekurangan kalori protein. Penyakit akibat kekurangan protein disebut .... A. Kwashiorkor B. Marasmus C. Kurang zat gizi D. Salah gizi 39. Upaya menunjang tercapainya pepatah “Men Sana In corpora Sano” adalah …. A. Olahraga teratur B. Makan makanan bergizi C. Istirahat cukup D. Olahraga teratur, istirahat cukup, dan makan makanan bergizi 40. Olah raga yang dapat digunakan sebagai rekreasi adalah …. A. Sepak bola B. Lomba balap sepeda C. Mendaki gunung D. Catur Catatan Apabila ada kesalahan dalam kunci jawaban silakan berikan komentar untuk dicrosscek ulang. Karena manusia tidak ada yang luput dari salah dan khilaf. Courtesy Guru pembuat soal PAT Penjas kelas 7 Sektor 4 dan 5 Kabupaten Indramayu
Pengertian Gerak Berirama – Gerak berirama atau biasa disebut juga dengan senam irama merupakan salah satu jenis cabang olahraga yang bisa dilakukan sendirian maupun bersama banyak orang. Olahraga ini biasanya menjadi alternatif bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga kebugaran tubuh. Perlu Grameds tahu, ada banyak sekali unsur yang terdapat dalam setiap gerakan dari gerak berirama. Misalnya saja, kelenturan, keseimbangan, kontinuitas, keluwesan tubuh, irama, hingga fleksibilitas. Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang seluk beluk gerak berirama, mulai dari pengertian, sejarah, jenis, unsur, tahapan, hingga manfaat yang perlu diketahui. Yuk simak ulasan selengkapnya! Pengertian Gerak BeriramaSejarah Gerak BeriramaJenis-Jenis Gerak Berirama1. Delsarte2. Jacques-Dalcroze3. Rudolf LabanUnsur Gerak Berirama1. Kelenturan Tubuh2. Keseimbangan Tubuh3. Kontinuitas Gerakan4. Keluwesan Tubuh5. Irama6. Fleksibilitas Kelentukan TubuhContoh Gerak Berirama1. Gerak berirama pola langkah biasa atau looppas2. Gerak Berirama pola langkah rapat atau bijtrekpass3. Gerak Berirama pola langkah depan atau galoppas4. Gerak berirama pola silang5. Gerakan berirama pola langkah samping atau disebut zijpas6. Gerak berirama pola lompat ke depan7. Gerak berirama pola lompat dengan membuka dan menutup kakiManfaat Gerak BeriramaRekomendasi Buku & Artikel TerkaitBuku TerkaitMateri Terkait Secara umum, gerak berirama atau sering disebut juga dengan senam irama merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan dengan musik atau lagu sebagai pengiringnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, senam irama adalah aktivitas menggerakkan tubuh dengan mengikuti irama dari lagu atau musik. Dikutip dari Encyclopaedia Britannica 2015, gerak berirama atau yang lebih dikenal dalam Bahasa Inggris sebagai rhythmic gymnastics merupakan suatu aktivitas fisik yang dilakukan dengan menggunakan bantuan, misalnya saja seperti bola, tali, dan pita. Sementara itu, menurut Oktariyana dan Oktariyani dalam bukunya yang berjudul Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis Multimedia, gerak berirama banyak dilakukan sebagai tujuan untuk meningkatkan kebugaran, kesehatan, dan tentunya kelenturan tubuh, terutama peningkatan daya tahan kardiovaskuler dan kelenturan sendi tubuh. Gerak berirama juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat maupun tanpa alat. Misalnya saja, beberapa alat yang sering digunakan seperti, gada, simpai, tongkat, bola, pita, dan topi. Rangkaian gerak senam irama juga dapat dilakukan dengan cara berjalan, berlari, melompat, loncat, serta ayunan, dan putaran tangan. Sesuai namanya, gerak berirama merupakan olahraga yang didalamnya terdapat unsur koordinasi gerak yang mengikuti irama ketukan, baik itu dari musik maupun dengan tanpa musik. Maka dari itu, gerak berirama memerlukan keselarasan yang sangat baik antara gerakan dengan irama. Dalam perkembangannya, gerak berirama telah menjadi sebuah cabang olahraga yang dilombakan. Federation Internationale de Gymnastique atau disingkat FIG menjadi organisasi internasional yang menaungi para atlet gerak berirama. Sejarah Gerak Berirama Gerak berirama pada awalnya memiliki sejarah yang sangat panjang. Dikutip dari halaman daring gerak berirama kali pertama diketahui pada abad ke-18. Pada saat itu, aktivitas ini lebih dikenal sebagai gerakan senam kelompok yang disertai dengan beberapa koreografi dasar. Ketertarikan masyarakat Eropa terhadap aktivitas senam pada waktu itu menjadikan munculnya banyak perlombaan untuk gerak berirama. Gerak berirama adalah sebuah perpaduan yang sangat menarik dari beberapa disiplin ilmu. Misalnya saja, balet klasikal, seperti plies dan arabesques. Di Indonesia sendiri, gerak berirama mulai dikenal pada tahun 1912 di zaman penjajahan Belanda. Gerak berirama masuk bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai salah satu pelajaran wajib di berbagai sekolah Hindia Belanda. Sementara itu, di era penjajahan Jepang, gerak berirama mengalami pelarangan, sehingga diganti dengan Taiso atau senam pagi yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah. Dalam perkembangannya, gerak berirama mulai dimasukan sebagai salah satu cabang olahraga oleh Federation Internationale de Gymnastique FIG pada tahun 1963. Setahun berselang, lebih tepatnya pada 1964 di Budapest, Hongaria, untuk pertama kalinya diadakan kompetisi atau turnamen internasional untuk cabang olahraga gerak berirama. Ludmila Savinkova dari Uni Soviet merupakan atlet yang menjadi juara dunia pertama untuk kategori senam irama. Dengan diselenggarakannya kompetisi internasional tersebut, tentu saja berhasil menjadikan masyarakat dunia lebih antusias. Tak heran apabila setiap tahunnya, jumlah atlet untuk senam irama semakin bertambah. Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada tahun 1984, gerak berirama secara resmi terdaftar sebagai salah satu cabang olahraga dalam kompetisi terbesar di dunia, yaitu olimpiade. Atlet yang mendapat medali emas untuk kategori gerak berirama adalah Lori Fung dari Kanada. Sampai pada tahun 1992, kompetisi untuk senam irama hanya diselenggarakan secara khusus untuk kategori tunggal putri. Baru pada tahun 1996, kategori tim atau kelompok untuk senam irama mulai dilombakan dalam dalam olimpiade. Jenis-Jenis Gerak Berirama Menurut buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, ada tiga jenis gerak berirama yang pada akhirnya menjadikan gerak berirama seperti sekarang. Tiga jenis gerak berirama tersebut antara lain yaitu 1. Delsarte Gerak berirama pertama kali dipelopori oleh seorang sutradara yang bernama Delsarte 1811 hingga 1871. Oleh sebab itu, sampai saat ini jenis gerak berirama ini diberi nama gerak berirama Delsarte. Gerak berirama ini pada dasarnya berasal dari sebuah seni sandiwara. Delsarte sendiri menginginkan agar setiap gerakan dari pemerannya dapat dilakukan selayaknya gerakan yang wajar. 2. Jacques-Dalcroze Gerak berirama berasal juga dari seni musik yang digawangi oleh seorang guru musik bernama Jacques-Dalcroze. Dalcroze mengharapkan setiap lagu dapat menjadi sebuah gerakan dalam gerak berirama. Dalam sistem ini, tentu saja musik lebih diutamakan dibandingkan gerakan. Sementara itu, murid dari Dalcroze yang bernama Bode lebih sepakat bahwa sebuah gerakan harus dilakukan dari dalam ke feri-feri. Maka tak heran apabila gerak berirama sendiri dikenal juga dengan istilah “Ausdruck Gymnastiek” atau bisa diartikan sebagai senam yang dijalankan dengan penuh perasaan. Seiring dengan berjalannya waktu, murid dari Bode terus mengalami pertumbuhan. Bahkan, para murid Bode mengaku sangat senang memberikan pada saat latihan dengan alat seperti bola, gada dan simpai. 3. Rudolf Laban Rudolf Laban 1879 – 1958 menjadi sang pelopor gerak berirama yang berangkat dari seni tari. Gerak berirama ini bisa dikatakan sebagai sebuah aktivitas olahraga yang mirip seperti seni tari khususnya balet. Gerak berirama yang diajarkan Rudolf Laban lebih mengutamakan pada keindahan dan keserasian gerakan. Oleh sebab itu, untuk melakukan gerak berirama ini dibutuhkan kelenturan tubuh agar bisa menghasilkan gerakan yang sangat indah. Unsur Gerak Berirama Menurut buku yang berjudul Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis Multimedia 2018 karya Oktariyana dan Oktariyani diketahui ada tiga unsur yang perlu ditekankan dalam gerak berirama, yaitu kelenturan, keseimbangan, kontinuitas, keluwesan tubuh, irama, dan fleksibilitas. Berikut ini adalah beberapa unsur yang perlu diketahui dari gerak berirama, antara lain yaitu 1. Kelenturan Tubuh Dalam gerak berirama, unsur kelenturan tubuh dapat dipahami sebagai kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh dengan leluasa tanpa adanya rasa sakit. Hal ini dikarenakan kelenturan tubuh dalam gerak berirama sesuai dengan bagian sendi dan otot yang dapat bergerak dengan bebas. Misalnya saja pada saat melakukan gerakan seperti meliuk, membungkuk, ataupun merentangkan badan. Oleh karena itu, ketika orang awam melihat seseorang melakukan gerak berirama, seperti melihat badan yang patah. 2. Keseimbangan Tubuh Unsur keseimbangan tubuh merupakan kemampuan seseorang dalam mengendalikan atau mengontrol keseimbangan tubuh pada saat melakukan gerak berirama. Unsur ini bisa dikatakan sangat penting karena membuat seseorang lebih stabil pada saat bergerak. Supaya seseorang memiliki keseimbangan tubuh pada saat melakukan senam irama atau gerak berirama, maka dapat menggunakan latihan ayunan tangan dan melangkahkan kaki serta tentu saja harus dibarengi juga dengan irama musik. 3. Kontinuitas Gerakan Kontinuitas gerakan dalam gerak berirama bisa dipahami sebagai salah satu unsur yang menjadikan rangkaian gerak selalu berlanjut atau tidak putus-putus. Apabila satu bagian gerakan sudah usai, maka seseorang dapat melanjutkan gerakan menuju bagian berikutnya sesuai dengan irama lagu yang mengiringi senam. Maka dari itu, ada baiknya untuk menyusun rangkaian gerak berirama yang hendak ditampilkan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Gerak berirama pada dasarnya adalah sebuah senam yang dilakukan untuk mengekspresikan rasa seni atau keindahan. Selain itu, gerak berirama juga memiliki tujuan untuk membina dan meningkatkan seni gerak dengan irama. 4. Keluwesan Tubuh Keluwesan tubuh pada saat melakukan gerak berirama dapat terlihat setelah tubuh terbiasa dengan segala macam gerakan senam. Beberapa ciri terkait adanya keluwesan tubuh dalam gerak berirama dapat dilihat ketika bagian tubuh tidak terlalu kaku dalam bergerak. Supaya terbiasa melakukan gerak berirama dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, sehingga harus rajin dan ulet. 5. Irama Sesuai dengan namanya, gerak berirama merupakan perpaduan antara gerakan dengan irama. Gerak berirama yang baik bergantung pada keberadaan irama yang sesuai dengan rangkaian gerakan. Irama sendiri adalah gerakan yang dilakukan secara bersamaan dengan tempo gerakan tersebut. Irama yang banyak dikenal dan digunakan oleh banyak orang terutama para siswa antara lain, irama 2/3, 3/2, atau juga 4/4. Misalnya saja, lagu irama 2/3 adalah potong bebek angsa, irama 3/4 adalah burung kakaktua, dan irama 4/4 contohnya pada lagu potong padi. 6. Fleksibilitas Kelentukan Tubuh Unsur gerak berirama yang terakhir adalah fleksibilitas atau sering juga disebut kelentukan tubuh. Fleksibilitas merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan sendi dan otot dengan dinamis pada sudut tertentu. Fleksibilitas sendiri disesuaikan pada kemudahan dalam melipat tubuh dan anggota badan, mulai dari gerakan meliuk, merentang, menekuk, dan membungkuk. Fleksibilitas menjadi penting karena dapat menjadikan seseorang tidak merasa takut mengalami cedera pada saat melakukan rangkaian gerakan senam irama. Fleksibilitas dalam gerak berirama sendiri bisa dilihat dari kelincahan gerakan. Hal ini tentu bisa didapatkan dari sebuah pelatihan gerak berirama yang rutin dan konsisten. Contoh Gerak Berirama Berikut ini adalah beberapa bentuk atau kombinasi gerak pola langkah dalam olahraga gerak berirama dari modul pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan kelas VII, antara lain yaitu 1. Gerak berirama pola langkah biasa atau looppas Cara melakukan gerak pola langkah biasa atau looppas, yaitu Seseorang memiliki sikap awal berdiri tegak sembari kedua tangan berada di pinggang. Ketika hitungan pertama, kaki kanan dapat dilangkahkan dari mulai tumit, telapak, hingga disusul dengan ujung jari. Pada saat sampai hitungan kedua, berikutnya adalah melangkahkan kaki kiri, sama seperti yang dilakukan pada saat melangkahkah kaki kanan. 2. Gerak Berirama pola langkah rapat atau bijtrekpass Cara melakukan gerak pola langkah rapat atau bijtrekpass, yaitu Sikap awal adalah berdiri tegak sembari kedua tangan diletakkan di pinggang. Pada saat hitungan pertama, kaki kanan melangkah ke arah depan. Berikutnya, ketika sampai hitungan kedua, kaki kiri menyusul untuk dilangkahkan ke arah depan. Kemudian, kaki kiri dapat digerakkan untuk melangkah ke arah depan hingga posisinya sejajar dengan kaki kanan. Lakukan gerakan kedua kaki tersebut secara bergantian. 3. Gerak Berirama pola langkah depan atau galoppas Cara melakukan gerak pola langkah depan atau galoppas, yaitu Sikap awal berdiri tegak dengan kedua tangan diletakkan di pinggang. Mulai pada hitungan pertama, kaki kanan harus melangkah ke arah depan. Pada saat sampai hitungan kedua, kaki kiri dapat digerakkan ke arah depan yang dengan melangkah kaki kanan bersama-sama. Berikutnya, kedua kaki dapat melangkah secara bergantian untuk beberapa hitungan ke depan secara bergantian. Hitungan dapat disesuaikan dengan instruksi pemimpin gerak berirama atau ketukan irama pada lagu atau musik. 4. Gerak berirama pola silang Cara melakukan gerak pola silang, yaitu Gerakan dimulai dengan sikap awal yaitu berdiri tegak dengan kedua tangan yang tepat berada di pinggang. Berikutnya, pada hitungan pertama, kaki kiri dapat disilangkan dengan kaki kanan melalui depan. Selanjutnya, pada hitungan kedua, kaki kanan dapat melangkah ke arah samping kiri. Gerakan tersebut dapat dilanjutkan secara terus menerus. Hingga kebalikannya dengan irama 2/4. Gerakan dilakukan 4 x 8 hitungan. 5. Gerakan berirama pola langkah samping atau disebut zijpas Cara melakukan gerak pola langkah samping atau disebut zijpas, yaitu Gerakan pola samping dimulai dengan sikap awal berdiri tegak dengan kedua tangan diletakkan di pinggang. Pada saat hitungan pertama, kaki kanan dapat melangkah ke arah samping kanan. Kemudian, pada saat hitungan kedua, kaki kiri dapat digerakan untuk menyusul kaki kanan hingga rapat atau sejajar. Selanjutnya, lakukan gerakan yang sama ke arah samping kiri. Gerakan dapat dilakukan secara berulangÂ-ulang atau bergantian dengan menggunakan pola hitungan 4 x 8. 6. Gerak berirama pola lompat ke depan Cara melakukan gerak pola lompat ke depan, yaitu Gerakan lompat ke depan diawali dengan sikap awal berdiri tegak dengan kedua tangan berada di pinggang. Pada saat hitungan ke satu, kaki kanan melompat bersamaan mengayunkan kaki kiri. Berikutnya, pada hitungan kedua, lakukan gerakan melompat untuk kaki kiri bersamaan dengan mengayunkan kaki kanan. Lakukan gerakan tersebut secara bergantian atau berulang-ulang secara 4 x 8 hitungan. 7. Gerak berirama pola lompat dengan membuka dan menutup kaki Cara melakukan gerak pola lompat dengan membuka dan menutup kaki, yaitu Awali gerakan dengan sikap awal berdiri tegak dengan posisi kedua tangan diletakkan di pinggang. Pada saat hitungan pertama, kedua kaki dapat digerakkan hingga terbuka lebar ke arah samping. Setelah itu atau hitungan kedua, tutup kembali kedua kaki secara rapat dan bersamaan. Lakukan gerakan tersebut secara berulang dan terus menerus sesuai dengan hitungan yang diterapkan 4 x 8 hitungan atau lebih. Manfaat Gerak Berirama Setelah membahas berbagai hal tentang gerak berirama, berikut ini merupakan beberapa manfaat gerak berirama yang bisa Grameds rasakan. Menurut buku Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis Multimedia terdapat beberapa manfaat dari gerak berirama, antara lain, yakni Gerak berirama dapat digunakan untuk membakar lemak berlebih, meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru, memperbaiki penampilan beberapa bagian tubuh tertentu. Gerak berirama merupakan salah satu jenis olahraga atau senam yang bisa digunakan untuk menurunkan berat badan. Apabila dilakukan dengan ringan, sistem tubuh dapat ditingkatkan sekaligus dapat menghilangkan kebiasaan buruk, seperti merokok. Olahraga ini dapat meningkatkan koordinasi, kelincahan, daya tahan, kelentukan, keseimbangan dan berbagai macam kegiatan lainnya. Tubuh menjadi lebih sehat dan suasana hati lebih bahagia karena pengaruh alunan musik. Demikian pembahasan tentang gerak berirama sebagai salah satu olahraga yang sangat cocok bagi Grameds untuk menjadi lebih bugar dan sehat. Bagi Grameds yang ingin mendapatkan buku tentang tolak peluru dan pengetahuan tentang atletik lainnya bisa dapatkan di Sebagai SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu memberikan produk terbaik agar kamu memiliki informasi LebihDenganMembaca. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait BACA JUGA Senam Irama Pengertian, Sejarah, Manfaat, Unsur-Unsur, dan Jenisnya 10 Manfaat Senam Irama bagi Kesehatan Tubuh dan Mental Pengertian Senam Ritmik Sejarah, Kombinasi Alat, dan Manfaatnya Pengertian dan Macam-Macam Gerak Senam Lantai Manfaat Senam Lantai Beserta Aturan dan Alatnya Jenis-Jenis Senam Lantai Tanpa Alat ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien